NASA Temukan 'Planet Alien', Kembaran Bumi?


Observatorium Kepler menemukan sistem planet mirip tata surya yang diberi nama, Kepler 9.
Jum'at, 27 Agustus 2010, 11:47 WIB
Gambaran dua planet seukuran Saturnus mengorbit satu bintang (NASA| Daily Telegraph)
BERITA TERKAIT

VIVAnews -- Badan antariksa Amerika Serikat (NASA) mengumumkan temuan baru yang dihasilkan satelit Kepler, Kamis 26 Agustus 2010.

Kepler menemukan kelompok planet alien, planet-planet yang tak pernah dilihat sebelumnya itu mengelilingi sebuah bintang -- seperti planet dalam tata surya yang mengelilingi Matahari. Temuan itu dinamakan sistem Kepler 9.

Pengamatan dari observatorium Kepler mengkonfirmasikan dua planet seukuran Saturnus mengorbit sebuah bintang -- dalam jarak sekitar 2.300 tahun cahaya dari Bumi.

Mereka juga mengungkapkan kandidat planet yang mungkin sama ukurannya dengan Bumi dalam sistem yang sama.

Mengapa kandidat? Karena keberadaannya belum terkonfirmasi.

Sampai saat ini, para astronom belum mengkonfirmasi apakah ada planet yang potensial seperti Bumi -- dalam arti bisa menopang kehidupan. Namun, analisa awal mengatakan, planet tersebut punya radius 1,5 kali Bumi.

Observasi lanjutan dari sistem planet tersebut akan membantu menjawab pertanyaan adakah kehidupan di luar Bumi.

"Kami berharap dalam beberapa hari atau minggu, kami bisa memastikannya," kata William Borucki, peneliti utama Keppler di

Pusat Penelitian Ames milik NASA, seperti dimuat laman Space, 26 Agustus 2010.

Untuk kali pertamanya, analisis pengamatan Kepler juga dikombinasikan dengan waktu transit dan observasi kecepatan radial untuk memperkirakan massa planet-planet alien itu.

Dua planet terbesar dalam sistem ini yang dinamakan Kepler 9b dan Kepler 9c -- ditemukan memiliki diameter yang hampir sama. Keduanya punya massa dan kepadatan seperti Saturnus.

Namun, dua planet tersebut terlalu dekat dengan bintang -- mirip Matahari, seperti Merkurius yang mengorbit Matahari. Dua planet itu diduga kuat tidak memiliki kehidupan karena sangat panas.

Planet Kepler adalah kelompok planet ke dua yang diumumkan minggu ini. Sebelumnya, astronom Badan Antariksa Eropa (ESO) mengumumkan penemuan 'tata surya' yang terdiri dari tujuh planet yang berjarak 127 tahun cahaya dari Bumi.

Kembaran Bumi?

Para astronot belum menemukan planet mirip Bumi dari observatorium Kepler.

Jika keberadaan planet ketiga mirip yang Bumi sudah ada konfirmasi, planet itu bisa menjadi 'planet terkecil' yang dikenal.

"Kami bisa mengatakan, dalam hal ukuran fisik, ini akan jadi yang terkecil, tapi kami belum mengetahui massanya," kata Matthew Holman, staf direktur divisi teori astrofisika di Harvard-Smithsonian Center, yang mengkonfirmasi temuan Kepper.

Keppler mengungkapkan, planet ketiga ini memiliki radius 11,5 kali Bumi dan memiliki periode orbital sekitar 1,6 hari di Bumi -- lebih pendek dari Kepler-9b dan 9c.

Para peneliti sedang meneliti apakah kandidat 'Kembaran Bumi' mengorbit di bintang yang sama dengan dua planet lain.

"Salah satu pesan dari pekerjaan ini adalah bahwa Kepler membuat kemajuan menuju tujuan untuk menemukan sistem planet yang mirip dengan tata surya kita."

Namun dalam hal kelayakan huni, sistem Kepler-9 mungkin bukan tempat yang tepat untuk mencari kehidupan.

"Planet-planet ini seperti tidak layak huni," kata Holman. Diperkirakan temperatur dua planet terbesar sangat tinggi, sekitar 740 derajat Kelvin (872 derajat Fahrenheit) dan 540 derajat Kelvin (512 derajatFahrenheit).

"Temperatur itu jauh di atas titik didih air, maka diduga kuat itu bukan planet berpenghuni.
sumber:VIVAnews

Singapura & Malaysia Ternyata Menjajah Indonesia


http://202.155.2.90/corporate_actions/new_info_jsx/jenis_informasi/01_laporan_keuangan/04_Annual%20Report/2005/Indosat%20(ISAT)/EN/images/036image_r1_c1.jpg


Anggota Fraksi Partai Golkar di Komisi I DPR RI, Fayakhun Andriadi, mengatakan penjajahan pihak Singapura atas teknologi informasi (TI) Indonesia benar-benar sangat menyakitkan.

“Jelas sekali, kedaulatan kita pada ranah `cyber` atau TI secara keseluruhan benar-benar porak-poranda, dan ini butuh atensi serius sejumlah kementerian serta perguruan tinggi,” katanya kepada ANTARA, di Jakarta, Minggu (22/8) malam.

Situasi ini, menurut dia, semakin diperparah oleh penguasaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) atas satelit yang sekrang berada di bawah perusahaan Indosat.

“Dan, kita tahu bersama, siapa pemilih mayoritas (sahamnya) Indosat itu kan? Bukan lagi negara kita toh? Saham mayoritasnya kini milik negara lain,” ungkapnya.

Padahal, demikian Fayakhun Andriadi, hak orbit satelit merupakan milik suatu negara, bukan `corporate`.

“Ini bahaya dan sangat serius dampaknya bagi kita, masa depan bangsa. Celaka kita jika semua urusan TI dikendalikan dari luar (Singapura) karena mereka yang menguasai saham perusahaan yang mengoperasikan satelit yang dibikin atas nama negara kita itu,” katanya menandaskan.

Buat Internet Sendiri

Untuk mengatasi begitu lemahnya RI dalam penguasaan TI, dan malah terkesan didikte pihak asing, Fayakhun Andriadi bersama fraksinya menawarkan pembuatan “internet exchange” sendiri.

“Internet exchange yang tidak melewati negera persemakmuran, yakni di Utara dengan Singapura, dan Selatan dengan Australia, lalu ke timur Laut ke Taiwan, dan ke Barat Laut dengan India,” katanya.

http://www.lapan.go.id/pic_news/TimIndosat.JPG

Dengan begitu, menurut dia, satu informasi rahasia yang utuh, dapat dipecah ke empat jurusan.

“Dalam hal ini, pemerintah RI mestinya menegakkan kedaulatan `cyber` di wilayah republik,” tegas Fayakhun Andriadi lagi.

Sebab, kenyataannya sekarang, dia menilai Republik Indonesia sebagai Negara Berdaulat, ternyata harus tunduk kepada pihak lain dalam kedaulatan di bidang `cyber` atau teknologi informasi (TI).

“Saya sependepat, bahwa saat ini RI sebagai Negara Berdaulat, ternyata tidak berdaulat di ranah `cyber` yang digunakan oleh anak bangsa sendiri,” katanya.

Ia mengatkan itu merespons pernyataan seorang pakar IT alumni sebuah perguruan tinggi ternama di Indonesia pada sebuah diskusi terbatas di Jakarta, akhir pekan lalu, yang mengungkapkan, RI benar-benar semakin didikte Singapura dan Malaysia dalam hal telekomunikasi di samping perbankan.

Sebagaimana berkembang dalam diskusi terbatas itu, khusus dalam soal IT, Indonesia hanya jadi ladang empuk mengais dolar dan ringgit oleh dua negeri jiran tersebut.

Ini karena semua operator seluler dan internet berbasis di dua negeri jiran ini.

Akibatnya, tiap “voucher” pulsa apa saja, juga setiap kali satu WNI buka internet (browse), langsung kena “charge” yang terhisap otomatis ke sana.

“Artinya, mereka gemuk oleh kebodohan kita. Satu hal lagi, dengan keadaan seperti sekarang, maka informasi apa pun termasuk Rahasia Negara (RHN) jadi telanjang di mata negeri `peanut` Singapura,” ujar Benni TBN, pakar IT yang menjadi salah satu pembicara dalam diskusi tersebut.

http://www.detikinet.com/images/content/2009/08/31/328/launch285.jpg

Golkar Desak Menkominfo

Dalam kaitan itulah, demikian Fayakhun Andriadi, Fraksi Partai Golkar (FPG) mendesak Menteri Negara Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) agar mampu berdaya upaya menegakkan kedaulatan bangsa Indonesia di ranah “cyber” milik bangsa sendiri.

“Ranah `cyber` yang dimaksud, tidak hanya meliputi `voice`, namun juga data dan data khusus. Jika tidak, tidak ada Rahasia Negara (RHN) yang tidak `telanjang` keluar,” ujarnya.

Sebelumnya, rekannya sesama anggota FPG, Paskalis Kossay, secara terpisah mengkhawatirkan adanya dugaan RHN itu bocor ke luar via Singapura.

“Kita memang sudah ketinggalan dalam hal kemajuan dan penguasaan teknologi untuk berbagai aspek, utamanya di sektor teknologi informasi (TI),” kata anggota Komisi I DPR RI(Bidang Luar Negeri, Pertahanan Keamanan, Intelijen, Komunikasi, dan Informatika) ini.

Kekhawatiran itu, lanjut dia, terus memuncak, apalagi banyak operator seluler dan internet di Tanah Air memang dikendalikan dari dua negara itu.

Berbicara melalui hubungan telepon dari Jayapura (sedang menjalankan masa reses dengan mengunjungi konstituen di daerah pemilihan), mantan Wakil Ketua DPRD Papua ini juga mengakui banyak pihak yang sepertinya belum menyadari urgennya menguasai TI, terutama terkait dengan urusan RHN maupun bisnis bernilai miliaran dolar.

“Saya kaget juga dengan info dari sebuah diskusi di Jakarta, bahwa seorang pakar IT yang alumni sebuah perguruan tinggi ternama di Indonesia mengungkapkan, bahwa RI benar-benar semakin didikte Singapura dan Malaysia dalam hal telekomunikasi di samping perbankan,” ungkapnya.

Singapura Kendalikan Jaringan

Sementara itu, dalam diskusi terbatas akhir pekan lalu, Benny TBN juga mengungkapkan, saat ini nyatanya lalu lintas jaring optik kita dikendalikan oleh “traffic administrator” di Singapura.

“Karenanya semua jaringan internet dan seluler harus ditarik atau `dipaksa` melewati `persimpulan utama` di kota itu. Apalagi `RHN` yang tak mereka tahu? Sialnya lagi, satelit Indosat (dulu Palapa) jadi mayoritas milik Temasek (sebuah BUMN Singapura),” ungkapnya lagi.

Akibatnya, lanjutnya, selain kita jadi seperti `telanjang` dalam informasi apa pun, juga RI cuma berfungsi sebagai pelanggan seluler.

“Posisi ini jauh di bawah fungsi distributor seluler. Jadi, kita cuma `outlet`, tukang jual produk IT mereka. Dan yang jelas, banyak perusahaan `provider` kita cuma nama `doang` perusahaannya itu milik RI dengan mayoritas saham dikuasai mereka,” ujarnya.

Merespons situasi serius ini, Paskalis Kossay mendesak para pihak berkompeten untuk segera melakukan tindakan konkret.

“Kita jangan cuma sibuk urus video porno dan konten TI, lalu tidak berjuang agar semua operator berbasis di sini. Mohon ini digumuli dan jadi atensi serius,” katanya menegaskan.

Ia mengatakan argumentasi para pakar TI itu terkesan bukan main-main, dan tidak berangkat dari argumentasi emosional, tetapi sangat rasional.

“Demi martabat dan kedaulatan NKRI, perlu segera tindakan konkret dan perbaikan ke depan secara bersama. Kami di Komisi I DPR RI tentu akan melaksanakan fungsi kewenangan kami sesuai aturan konstitusi,” katanya menandaskan.

Salah satunya, menurut Paskalis Kossay, akan mengagendakan rapat dengan menghadirkan para pakar TI untuk mendapatkan info teranyar serta “academics” sekaligus merumuskan langkah-langkah konkret terbaik bagi kepentingan negara.

sumber:|Yahoo Indonesia News.

Alasan Indonesia Tidak Tegas Terhadap Malaysia


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhlAvTLgTSsBHd-HyAtrXP6jYvG6_IkLSb0bL-h5ge3qi_U11GtpyfTEIlg5_a7w0KxV2o4SuSXzlnrLH23LRhkbmcNVTw1ZkyD4Li-Tag8cUz3hipanP5nlrzYKEJz4A96oNbLVpmkSPs/s400/indonesia_malaysia.jpg



Quote:
http://www.mediaindonesia.com/spaw/uploads/images/article/image/20090601_054531_z-ambalat.jpg



Ada analisis menarik dari pengamat militer Universitas Indonesia, Andy Wijayanto, mengenai kemungkinan terjadinya perang terbuka antara Indonesia dan Malaysia di daerah konflik perairan Blok Ambalat. Bila Jakarta mengumumkan perang terbuka dengan negara tetangga kita itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus memperhitungkan aliansi negara yang akan mendukung negeri jiran tersebut dalam konfrontasi.

Andy mengungkapkan, Malaysia memiliki sistem aliansi pertahanan dengan Inggris, Australia, Singapura, serta Selandia Baru. Aliansi itu disebut sebagai Five Power Defense Agreement (FPDA). Salah satu kesepakatan negara-negara FPDA adalah klausul bahwa serangan terhadap salah satu negara anggota merupakan serangan pula terhadap negara anggota lainnya.

"Malaysia tinggal meminta klausul itu diaktifkan. Bila disepakati, berarti negara kita harus siap berperang juga dengan Inggris, Australia, Singapura, serta Selandia Baru yang mempunyai kekuatan tempur jauh lebih kuat dan canggih," jelasnya setelah diskusi tentang RUU Pertahanan dan Keamanan.

Dari situs resmi British High Commission, Kuala Lumpur, diketahui bahwa FPDA berdiri pada 1971 sebagai lembaga konsultasi dan antisipasi serangan terhadap Singapura serta Malaysia. Saat peringatan 30 tahun FPDA pada November 2001, kelima negara anggotanya sepakat membentuk suatu kerja sama jangka panjang. Salah satunya, perjanjian saling dukung bila ada negara anggotanya yang diserang negara lain. Tahun ini, FPDA memfokuskan tinjauannya pada maritime security. Dengan fokus tersebut, kemungkinan empat negara lainnya untuk mendukung Malaysia dalam konfrontasi dengan Indonesia menjadi lebih besar.



http://www.equator-news.com/uploads/berita/dir01092009/img01092009116351.jpg


Tidak itu saja. Bila dalam konfrontasi nanti negara kita berhadapan dengan Inggris, negara tersebut sangat mungkin meminta artikel lima NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara) diaktifkan. Artikel lima NATO serupa dengan klausul perjanjian FPDA yang intinya menyatakan, serangan yang dialami salah satu negara anggota dianggap sebagai serangan terhadap negara-negara anggota lainnya dan harus dihadapi bersama. Sehingga, konfrontasi dengan Malaysia bisa melebar serta membuat Indonesia harus berhadapan dengan negara-negara anggota NATO.

"Jadi, efeknya akan beruntun. Itulah yang harus diperhitungkan masak-masak oleh Presiden SBY sebelum mendeklarasikan konfrontasi dengan Malaysia. Rakyat pun harus memahami hal ini supaya tidak gelap mata mendesak perang dengan Malaysia," tegas Andy.

selain itu sy mengambil perbandingan antara angkatan Militer Malaysia dan Indonesia

~MALAYSIA~

Militer Negeri Jiran itu bernama Tentara Diraja Malaysia. Pada awal pembentukannya, peralatan militer buatan Inggris banyak dipakai negara ini. Kini mereka menggunakan peralatan dari sejumlah negara, termasuk pesawat buatan Indonesia.

1. Kapal Perang

- Satu kapal penyelam dilengkapi meriam 20 mm
- Dua kapal cepat pengangkut pasukan
- Empat kapal patroli buatan Prancis ber-rudal Exocet MM38 dan meriam Bofors
- 24 kapal perang yang berpangkalan di empat tempat: Lumut, Sandakan Sabah, Kuantan, dan Labuan. KD Kerambit yang berada di sekitar Ambalat merupakan salah satu kapan yang berpangkalan di Sandakan, Sabah.
- Dua kapal patroli buatan Korea Selatan yang dilengkapi meriam 100 mm Creusot Loire, 30 mm Emerlac, dan senjata penangkis antikapal selam. Kapal ini berpangkalan di Kuantan/
- Empat kapal buatan Swedia dilengkapi rudal MM38 Exocet, 57 mm Bofors, dan 40 mm Bofors berpangkalan.
- Empat kapal Frigate, dua di antaranya dibeli bekas dari Angkatan Laut Kerajaan Inggris.
- Enam kapal Corvette buatan Jerman - Empat kapal patroli penangkis ranjau buatan Italia
- Dua kapal Multi Purpose Command and Support Ship buatan Jerman dan Korea Selatan
- Satu kapal Sealift
- Dua kapal Hydro

2. Pesawat Tempur

- F-5 E - Hawk MK108 berpangkalan di Alor Setar, Kuantan, dan Labuan
- Hawk MK-208 berpangkalan di Alor Setar, Kuantan, dan Labuan
- Delapan F/A-18D berpangkalan di Alor Setar
- Mig-29 berpangkalan di Kuantan
- SU-30 berpangkalan di Kuantan
- F-28 berpangkalan di Kuala Lumpur
- Falcon berpangkalan di Kuala Lumpur - Beech 200T berpangkalan di Kuala Lumpur
- C-130H berpangkalan di Kuala Lumpur
- CN-235 berpangkalan di Kuala Lumpur
- S61A-4 berpangkalan di Kuala Lumpur, Kuching, dan Labuan
- AS61N-1 berpangkalan di Kuala Lumpur
- S70A-34 berpangkalan di Kuala Lumpur Personel

3. Jumlah prajurit semua angkatan: 196.042 (2002)
- Anggaran militer per tahun: US1,69 triliun (2,03 persen GDP)

~INDONESIA~

Embargo pembelian peralatan militer dari Amerika membuat rontok sejumlah peralatan militer Indonesia. Pesawat tempur terbaru, Sukhoi SU-27 SK dan SU-30 MK buatan Rusia, pun masih ompong tak punya senjata. Adapun dari 12 pesawat tempur "andalan", F-16, dua di antaranya sudah jatuh dan hanya delapan siap terbang.

1. Pesawat dan Heli

- Delapan Hawk MK 109 berpangkalan di Pekanbaru, Pontianak
- 32 Hawk MK 209 berpangkalan di Pekanbaru, Pontianak
- Enam CN235 berpangkalan di Halim
- Delapan F27-400M berpangkalan di Halim
- SF260MS/WS berpangkalan di Halim
- B707-3MIC
- Tujuh pesawat F27-400M
- F28-1000/3000
- L100-30
- C-130H-30 berpangkalan di Halim
- NAS332L1
- L100-30
- EC-120B
- 12 unit Heli Bell 47G-3B-1 berpangkalan di Kalijati
- Lima F-16A berpangkalan di Madiun
- Lima F-16B berpangkalan di Madiun
- F-5E berpangkalan di Madiun
- F-5F berpangkalan di Madiun
- Hawk Mk53 berpangkalan di Madiun
- dua Su-27SK berpangkalan di Makassar
- dua Su-30MK berpangkalan di Makassar
- NC212M-100/200 berpangkalan di Malang
- Ce 401A berpangkalan di Malang
- Ce 402A berpangkalan di Malang
- 10 Pesawat Bronco OV-10F di Malang Kapal Perang
- 114 armada berbagai jenis (sepertiganya untuk operasi rutin, sepertiga untuk latihan, dan sisanya untuk pemeliharaan) Personel

2. Jumlah prajurit (semua angkatan): 250 ribu orang
Anggaran militer per tahun: US$ 1 triliun (1,3 persen GDP)

inilah beberapa alasan yang mendasari bangsa ini tidak bisa bersifat tegas apa lagi menyatakan perang terhadap Malaysia..
apakah dengan hanya sebuah alasan itu kita membiarkan KEDAULATAN kita dipermainkan oleh Malaysia..??
pertanyaan besar buat kita SAMPAI KAPAN..??


http://musadiqmarhaban.files.wordpress.com/2010/06/sbyarmy.jpg


?????


sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5069238

Kota Di Jepang Dengan Penduduk Kebanyakan Kucing


http://www.cctv.com/program/newshour/20090716/images/1247730410406_1247730410406_r.jpg

DESA Tashiro dikenal di Jepang sebagai 'Pulau Kucing'. Namun kini warganya yang kebanyakan sudah lanjut usia mengharapkan hal lain yakni kedatangan warga baru. Dihuni 100 warga, rata-rata di atas 70 tahun, komunitas Tashiro mengharap para kucing bisa menjadi magnet dalam kampanye menarik wisatawan dan pada akhirnya menambah jumlah penghuni desa.

"Kalau dilihat desa ini seolah begitu damai. Tapi kalau misalnya ada kebakaran, tidak ada yang bisa menolong kami. Saya berharap banyak anak muda pindah ke sini. Di Tashiro banyak warga yang mau mengajari mereka cara menangkap ikan," ungkap Yutaka Hama, 49, sebagai pimpinan badan promosi wisata Tashiro.

Hama pindah ke Tashiro beberapa tahun lalu dan kini juga mencari nafkah sebagai pengelola penginapan dan nelayan. Istrinya, Aiko, sejauh ini merupakan perempuan termuda di desanya pada usia 37 tahun. Selain Aiko, kebanyakan perempuan Tashiro sudah berusia di atas 60 tahun.

Tashiro tidak dihuni seekor anjing pun. Selain itu, pemandangan yang biasa terlihat di kota-kota modern di Jepang juga absen. Sebut saja misalnya toko serba ada, lampu lalulintas sampai anak-anak. Populasi manusia di situ telah menurun sepuluh kali lipat sejak 1960, karena banyak warga pindah ke kota lain.

http://media.bonnint.net/dado/oss-trav/2/224/22421.jpg?name=TI-2.jpg&filter=resize&w=375

Namun beberapa tahun lalu, Tashiro mulai terkenal sebagai 'Pulau Kucing'. Waktu itu sebuah stasiun televisi membuat acara tentang Jack the Lop Ear, seekor kucing jantan belang hitam-putih. Sekarang Jack adalah atraksi utama di kotanya. Gerak-geriknya yang lamban dibanding kucing lain malah membuat popularitasnya meroket.

"Saya begitu senang bisa melihat Jack. Setelah pensiun, saya mau tinggal di sini saja," tutur Shiho Amano, 18, yang menyukai kucing. Amano khusus datang dari Nagoya ke Tashiro untuk menyaksikan pameran foto yang digelar badan promosi wisata. Telepon genggamnya sudah penuh oleh foto-foto kucing terkenal itu.

Jack bukan kucing pertama yang menjadi idola nasional di Jepang. Bukan juga yang pertama mampu membawa keberuntungan untuk sebuah wilayah. Tahun lalu seekor kucing bernama Tama diangkat sebagai "pimpinan" stasiun kereta api Kinokawa di prefektur Wakayama.

Sebuah topi kepala stasiun pun diberikan kepadanya. Kehadiran Tama menggiring turis ikut datang ke kota kecil tersebut.

Para nelayan Tashiro sering memberi ikan kepada para kucing, Kehadiran kucing jadi gampang terdeteksi di pulau seluas 3,14 kilometer persegi dan terletak 20 kilometer dari pelabuhan Ishinomaki di utara Jepang itu.

http://en.tw.tranews.com/Show/images/Column/10413_1.jpg

Kapal feri penghubung ke pulau ini biasanya hanya mengangkut 10-20 penumpang per hari setelah musim panas. Namun sejak September lalu, jumlah itu meningkat dua kali lipat di hari biasa dan lebih dari tiga kali lipat pada akhir pekan.

"Kami lihat makin banyak yang datang membawa kamera dan makanan, bukannya alat pancing," ujar seorang pegawai kapal feri Ajishima. Ditambahkannya, para turis tetap datang meski sudah dekat musim dingin.



sumber :http://kucing-online.blogspot.com/2010/08/tashiro-pulau-kucing-di-jepang.html

Karena Kecewa Dengan Wasit Seorang Wanita Mengamuk Dalam Stadion


Dua tim China bertanding di stadion Liaoning. Dalian Yiteng memimpin 2-0 atas lawannya Dalian Aerbin. Karena tidak puas seorang suporter wanita menerobos masuk ke lapangan dan mengejar wasit. Ia kemudian memukul, menendang wasit dan kemudian menyebabkan kekacauan. Pertandingan kemudian dihentikan selama enam menit.

A Chinese female football fan attacks a referee at the  Liaoning Normal University stadium in Dalian, China.

A Chinese female football fan attacks a referee at the  Liaoning Normal University stadium in Dalian, China.A Chinese female football fan  attacks a referee at the Liaoning Normal University stadium in Dalian,  China.A Chinese female football fan that  attacked referees at the Liaoning Normal University stadium in Dalian,  China is being escorted off the pitch.A Chinese female football fan that  attacked referees at the Liaoning Normal University stadium in Dalian,  China is being escorted off the pitch.A Chinese female football fan that  attacked referees at the Liaoning Normal University stadium in Dalian,  China breaks free from security.An unhappy female football fan in  Dalian, China, charges onto the field to attack the referees.An female football fan in Dalian,  China, screams at the referees.An female football fan in Dalian,  China attacks the referees.An female football fan in Dalian,  China attacks the referees.An female football fan in Dalian,  China complains to the referees on the pitch.An female football fan in Dalian,  China complains to the referees on the pitch.An unhappy Chinese football fan  chases after the referees on a pitch in Dalian, China.An enraged female football fan at a  game in Dalian, China prepares to throw trash at a referee.An enraged female football fan at a  game in Dalian, China prepares to throw trash at a referee.An enraged female football fan at a  game in Dalian, China picks up trash on pitch to throw at a referee.An enraged female football fan at a  game in Dalian, China picks up trash on pitch to throw at a referee.An enraged female football fan at a  game in Dalian, China picks up trash on pitch to throw at a referee.An enraged female football fan at a  game in Dalian, China picks up trash on pitch to throw at a referee.An angry Chinese football fan runs  onto the pitch at a game in Dalian, chasing and attacking the referees.An angry Chinese football fan runs  onto the pitch at a game in Dalian, chasing and attacking the referees.An angry female fan at a football  game in Dalian, China kicks at a referee.An angry female fan at a football  game in Dalian, China kicks and hits at a referee.An angry female fan at a football  game in Dalian, China kicks and hits at a referee.An angry female fan at a football  game in Dalian, China kicks and hits at a referee.An angry female fan at a football  game in Dalian, China kicks and hits at a referee.An angry female fan at a football  game in Dalian, China kicks and hits at a referee.An angry female fan at a football  game in Dalian, China chases and attacks a referee.An angry female fan at a football  game in Dalian, China chases and attacks a referee.An angry female fan at a football  game in Dalian, China chases and attacks a referee.A female football fan that charged  the field in Dalian, China being escorted off the pitch.An angry football fan throws litter  at a referee in China.A female football fan that charged  the field in Dalian, China being escorted off the pitch.A football fan enraged by the  referees charges the pitch, chasing and hitting the referee. A Chinese female football fan  attacks a referee at the Liaoning Normal University stadium in Dalian,  China.
sumber http://www.sukasukaku.com/2010/08/kecewa-wasit-seorang-cewek-ngamuk-di.html

Tips Merayakan Lebaran Tanpa Modal "Uang"


Buat rekan2 yang di hari Lebaran nanti lagi pengen ngehemat duit tapi tetep bisa ngerayain lebaran dengan hebat berikut tipsnya:

http://primadianto.files.wordpress.com/2008/10/photo-00511.jpg



1. Makanan lezat nan gratis

Sesudah Sholat ied bertamulah kepada tetangga2 terdekat yang cukup kaya, saat kita bertamu biasanya selalu ditawari makanan kue2 bahkan makanan berat sepeti dagienk + ketupat. Nah jangan ragu2 sikat saja secukupnya kan kita ditawarin bukan minta jadi jangan malu2. Lebih banyak rumah yang kamu datangi lebih banyak juga makanan yang bisa kamu makan.



2. Minuman seger dan nikmat juga gratis

Saat bertamu pasti selalu ditawari minum, ya terima aja masa makan tapi gak minum. Tiap rumah biasanya punya menu minuman andalan yang berbeda-beda. Jadi tunggu apalagi srrrluuppp...



3. Baju baru Gratis

Ini agak susah tapi tetep bisa koq asal mau usaha aja. Kalau temen2/pacar kamu mau belanja baju bedug nah nawarin diri aja buat nemenin belanja, samperin baju yang kamu suka terus nyeletuk gini "wah kalau gw punya duit gw mau bli ni baju, tapi sayang lagi bokek" klo temen kamu punya duit lebih pasti dibeliin dah, lebih banyak temen yang kamu anter lebih besar kemungkinan kamu dibeliin baju.



4. Rekreasi gratis

Nah klo kamu punya temen yang mau rekreasi sekeluarga kamu mesti ngekor temen kamu dirumahnya sampai dia mau berangkat bareng keluarga, di jamin temen/ortunya ga bakalan tega ngusir kamu karena mau berangkat dan pasti bilang gini " Ikut bareng yuk ke ...... (tempat rekreasi) nemenin...... (nama temen kamu)" jawab ga usah bu/pak saya pulang aja, nah pasti makin maksa aja deh tuh ortu temen kamu, so tunggu apa lagi ikut aja Fren.



Intinya kamu mesti tebelin dulu muka kamu, biar kita gak kenal lagi sama yang namanya malu.



NB: Penulis sering mengalami kondisi seperti diatas namun tidak pernah mempraktekkannya dengan sengaja, jadi hasil dan resiko ditanggung anda sendiri. Klo gagal coba lagi tahun depan ya!


http://dreamindonesia.files.wordpress.com/2009/10/budi-anduk-tawa-sutra.jpg?w=286&h=402&h=402



sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5114288